Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250

KORPRI Karo Borong Cabai Petani, 1,3 Ton Hasil Panen Perani

31
×

KORPRI Karo Borong Cabai Petani, 1,3 Ton Hasil Panen Perani

Sebarkan artikel ini
Example 468x60


KABANJAHE – METRO EKSPRES |Di tengah merosotnya harga cabai yang menekan pendapatan petani, Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Karo bergerak cepat. Melalui aksi nyata bertajuk “Dukungan Terhadap Petani Cabai”, KORPRI berhasil menyerap sebanyak 1.374,5 kilogram cabai langsung dari petani lokal.


Langkah ini menjadi angin segar bagi para petani yang sebelumnya menghadapi kerugian akibat harga jual yang jatuh di pasaran. Hasil panen tersebut kemudian dipasarkan di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Karo dengan harga yang lebih stabil dan layak.

Example 300x600


Program ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran Nomor 800-11003/KORPRI KR/2026 tertanggal 16 April 2026. Tak sekadar program seremonial, gerakan ini mencerminkan semangat solidaritas dan kepedulian sosial ASN terhadap sektor pertanian—yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Karo.


Cabai yang diserap berasal dari dua sentra produksi utama, yakni Kelompok Tani Ola Kisat di Desa Dolat Rayat, Kecamatan Dolat Rayat, dan Kelompok Tani Anggrek di Desa Situnggaling, Kecamatan Merek. Kedua kelompok tani ini selama ini menjadi andalan produksi cabai di wilayah tersebut.
Ketua Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Karo, Dr. Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., MM, menjelaskan bahwa inisiatif ini lahir dari keprihatinan atas kondisi harga cabai yang tidak berpihak kepada petani. KORPRI hadir sebagai jembatan, membeli langsung dari petani dan menyalurkannya kepada ASN dengan harga yang wajar.


Pelaksanaan program ini dikoordinasikan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karo. Seluruh Kepala Perangkat Daerah turut ambil bagian dengan mendata kebutuhan cabai di masing-masing unit kerja, sehingga distribusi berjalan efektif dan tepat sasaran.


“Ini bukan sekadar transaksi jual beli, tetapi bentuk nyata kepedulian kami. Petani terbantu, ASN pun mendapatkan bahan pangan berkualitas dengan harga terjangkau,” ungkap perwakilan Sekretariat KORPRI Kabupaten Karo.


Gerakan kolektif ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga komoditas, sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Lebih dari itu, langkah ini menjadi contoh bahwa kolaborasi sederhana dapat memberikan dampak besar bagi perekonomian daerah.
Dengan semangat gotong royong yang terus dijaga, Pemerintah Kabupaten Karo optimistis sektor pertanian tetap tangguh menghadapi dinamika pasar.

Reporter Mahdalena Sinulingga

Penulis

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *