Tanah Karo | metroekspres.com-Remaja berinisial RCS (17), warga Jalan Timah, Kota Medan, meninggal dunia diduga mengalami penganiayaan di Pos Pengutipan Retribusi Kehutanan Gunung Sibayak, kawasan Jaranguda, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo.

Peristiwa yang terjadi pada Jumat (10/7/2026) itu kini tengah ditangani aparat kepolisian Polres Karo bersama Polsek Berastagi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi di lokasi, serta mengamankan sejumlah orang untuk dimintai keterangan

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan pada Sabtu (11/7/2026), korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Efarina Etaham Berastagi dalam kondisi kritis. Namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan

Setelah keluarga mengetahui kabar meninggalnya korban jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Brimob Medan untuk dilakukan autopsi dan visum guna memastikan penyebab pasti kematiannya.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, korban diketahui merupakan pendaki Gunung Sibayak, Menurut informasi yang berkembang di lokasi, korban sebelumnya pernah bermasalah beberapa bulan lalu. Pada kejadian itu, korban juga diduga melakukan pencurian barang milik pendaki lain di kawasan Gunung Sibayak

Diduga karena emosi, sejumlah petugas pengutip retribusi kehutanan kemudian menjemput korban menggunakan mobil angkutan pada Jumat (10/7/2026) dan membawanya ke Pos Retribusi Jaranguda

Setelah sampai di lokasi, korban diduga dipukuli hingga mengalami luka serius Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Efarina, namun saat tiba di rumah sakit sudah meninggal dunia,” ujar sumber tersebut

Hasil penelusuran wartawan di lokasi menunjukkan terdapat dua titik yang diduga menjadi lokasi penganiayaan Kedua lokasi tersebut telah dipasangi garis polisi oleh petugas sebagai bagian dari proses penyelidikan

Selain melakukan olah TKP, aparat kepolisian juga telah mengamankan sopir angkutan yang digunakan untuk menjemput korban serta petugas Pos Retribusi Kehutanan Jaranguda

Kanit Reskrim Polsek Berastagi AKP. Mastergun Surbakti menyebutkan sebanyak enam orang telah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan intensif di Polres Karo guna mengungkap kronologi serta peran masing-masing dalam kasus tersebut

Setelah mendapat informasi petugas langsung bergerak cepat dan sementara ini mengamankan enam orang untuk dimintai keterangan ujarnya singkat. Mahdalena Sinulingga

Penulis

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *