Karo .metroekspres .com_ saat pantauan awak media pada tgl 12/9/2026 galian c tetap beroperasi didesa Muliarakyat kecamatan merek, kabupaten Karo . .
Sementara ijin usaha diduga tidak ada dan tidak memakai biosolar industri sementara sudah sangat meresah kan pedagang jeruk di akibatkan debu2 berterbangan saat di musim kemarau .
Salah satu pedagang jeruk saat di konfirmasikan awak media apakah kakak tidak merasa terganggu atas keluar masuk nya kendaraan yg membawa material ngalian c ? Lalu ibuk yang tidak mau disebut kan namanya menggatakan gimana lagi lah kak kalo saya bertanya kepada pemilik usaha material itu saya tidak berani kak, sementara jualan saya ber abu setiap hari harus saya bersihkan / di elap_ elap kalo tidak Bayak abu nya kata pedagang jeruk sempat juga bertanya kepada awak media apakah gak bisa ditutup kak ??
Lalu awak media menjawab bisa aja kak datang aja ke polres Karo kak buat keluhan kalian kak kata awak media saat dikonfirmasi sebab kalo tidak ada yang mendatanggi ke Kapolres gak kan di tutup kak jawab awak media itu APH yang bisa menggambil tindakan kak jawab awak media kepada penjual jeruk di lokasih keluar masuknya mobil yang membawa material .
Harap APH Untuk menindak atas galian c di desa Mularayat kecamatan merek yg sudah sangat merersah kan warga sementara pemilik material galian c yang bernama Tomas Ginting kebal hukum sudah beberapa kali berita ini dinaikan tidak peduli pernah juga di pertanyakan kepada penjaga pante tersebut sudah pernah ada media lain menaikan usaha TOMAS Ginting tapi apa jawaban TOMAS Ginting biar kan aja dinaikan berita ini saya tidak takut kata panjaga yg tidak mau di sebutkan namanya.
Seakan._akan tomas Ginting kebal hukum sementara lokasinya bisa menggakibat longsor, sementara , lokasinya sudah seperti kuali lebar bisa mengakibatkan longsor sementara APH tanah Karo tutup mata . Tidak ada tindakan sama sekali .
Untuk APH tanah Karo tolong ditindak pak Kapolres masyarakat Muliarakyat sudah merasa dirugikan atas usaha material yang mobil damtrek keluar-masuk mengakibatkan kan debu_ debu berterbangan ke penjual jeruk . Tegas .
Reporter Mahdalena Sinulingga .



















