Hari Krida Pertanian 2026, Pemkab Karo perkuat transformasi pertanian modernJumat, 26 Juni 2026 Hari Krida Pertanian 2026, Pemkab Karo perkuat transformasi pertanian modernJumat, 26 Juni 2026 Hari Krida Pertanian 2026, Pemkab Karo perkuat transformasi pertanian modernJumat, 26 Juni 2026 Hari Krida Pertanian 2026, Pemkab Karo perkuat transformasi pertanian modernPemerintah Kabupaten Karo menjadikan peringatan Hari Krida Pertanian 2026 sebagai momentum mempertegas arah pembangunan sektor pertanian menuju era modern, digital, dan berdaya saing. Melalui transformasi teknologi, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta perluasan akses pasar, Pemkab Karo menargetkan produk pertanian daerah mampu menembus pasar nasional hingga ekspor. Puncak peringatan Hari Krida Pertanian 2026 yang mengusung tema “Petani Hebat, Pertanian Kuat, Karo Sejahtera” digelar Kamis (25/6/2026) di Halaman Kantor DPRD Kabupaten Karo dan Taman Kota Kabanjahe. Kegiatan dihadiri Bupati Karo Antonius Ginting, Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karo Michael Purba, unsur Forkopimda, OPD, kelompok tani, pelaku usaha pertanian, serta masyarakat. Dalam sambutannya, Bupati Antonius Ginting menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian Kabupaten Karo. Sekitar 80 persen masyarakat menggantungkan hidup dari sektor ini, sementara Kabupaten Karo menjadi salah satu pemasok utama komoditas hortikultura di Sumatera Utara. Karena itu, menurut Antonius, pertanian Karo tidak lagi cukup hanya mengandalkan produksi, tetapi harus bertransformasi melalui modernisasi dan digitalisasi agar mampu bersaing di tengah perubahan pasar. “Petani harus menguasai market. Jangan hanya fokus menanam, tetapi juga memahami kebutuhan pasar agar harga tetap stabil dan peluang usaha semakin besar,” ujarnya. Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemkab Karo menerapkan tiga strategi utama. Pertama, memperkuat kemampuan petani dalam membaca dan menguasai pasar. Kedua, mempercepat penerapan teknologi pertanian, mulai dari proses budidaya, pascapanen hingga hilirisasi sehingga hasil panen dapat disimpan selama tiga hingga empat bulan tanpa mengurangi kualitas. Strategi ketiga ialah memperluas akses permodalan melalui kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara maupun pemerintah pusat guna memperkuat kapasitas petani dalam mengembangkan usahanya. Selain itu, Antonius menekankan bahwa peningkatan kualitas SDM petani menjadi faktor penting agar produk pertanian Karo mampu memenuhi standar pasar modern, termasuk pasar ekspor. “Kalau kualitas SDM biasa-biasa saja, maka produk yang dihasilkan juga akan biasa-biasa saja. Kita ingin produk pertanian Karo mampu bersaing dan membuka market-market baru,” tegasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karo Michael Purba mengatakan Hari Krida Pertanian bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang untuk memberikan motivasi kepada petani sekaligus memperlihatkan potensi besar sektor pertanian Kabupaten Karo. “Hari Krida Pertanian bukan sekadar peringatan, tetapi wadah untuk merayakan kerja keras petani, membuka ruang pembelajaran, persaingan yang sehat, sekaligus menghadirkan berbagai layanan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Michael. Rangkaian kegiatan berlangsung meriah dengan berbagai lomba dan pelayanan publik. Di antaranya Kontes Buah dan Sayur Terberat yang mempertandingkan 14 komoditas unggulan, Kontes Ternak Domba, Lomba Cerdas Cermat Pertanian antar Kelompok Tani, Lomba Kompetensi Hewan Kesayangan, Lomba Video Edukasi, hingga Lomba Menggambar bertema Pertanian Terpadu bagi siswa sekolah dasar. Pemkab Karo juga menghadirkan berbagai layanan gratis bagi masyarakat, seperti pelayanan kesehatan hewan dan ternak, vaksinasi rabies, sterilisasi kucing, pemeriksaan kebuntingan ternak menggunakan USG, konsultasi pertanian bersama penyuluh, serta uji pH dan unsur hara tanah untuk membantu petani mengetahui kondisi lahannya secara lebih akurat. Tak hanya itu, bekerja sama dengan Bank Indonesia, masyarakat juga disuguhkan promosi transaksi digital menggunakan QRIS, pameran produk pertanian, pasar rempah, bazar UMKM, kuliner lokal, hingga hiburan rakyat yang semakin memeriahkan suasana. Melalui peringatan Hari Krida Pertanian 2026, Pemerintah Kabupaten Karo berharap semangat inovasi, pemanfaatan teknologi, dan kolaborasi terus tumbuh sehingga pertanian Karo semakin modern, produktif, berdaya saing, serta mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperluas pasar komoditas unggulan daerah. Mahdalena Sinulingga Penulis _ Mahdalena Sinulingga Penulis metroekspress About The Author metroekspress See author's posts Post Views: 68 Navigasi pos Polres Karo Amankan Perayaan Hari Krida Pertanian 2026, Ribuan Pelaku Pertanian Hadiri Kegiatan Menyerap Aspirasi Rakyat, Pemkab Karo Bangun Komunikasi dan Sinergi Bersama Masyarakat melalui Sambang Warga